jika qt letih dalam melakukan kebaikan, maka sesungguhnya keletihan itu akan sirna dan kebaikan itu akan abadi. jika qt senang melakukan dosa, maka sesungguhnya kesenangan itu akan sirna dan dosa itu akan abadi
Showing posts with label misteri. Show all posts
Showing posts with label misteri. Show all posts

Sunday, 15 May 2011

Kepribadian Bawaan Sejak Lahir

Iskandar Bakrie

Selasa, 02 Februari 2010 Kperibadian sudah aja sejak dalam kandungan [Foto: Iskandar Bakri/Lokasi: Baksos TNOL Pangalengan 18-19 Jan 2010)Kperibadian sudah aja sejak dalam kandungan [Foto: Iskandar Bakri/Lokasi: Baksos TNOL Pangalengan 18-19 Jan 2010) 

Seringkali kita mendengar uraian dari psikolog bahwa kepribadian seseorang terbentuk karena lingkungannya. Bila lingkungan kurang baik seorang anak yang tinggal sejak kecil hingga remaja bisa terpengaruh oleh lingkungan tersebut. Jika lingkungan alim, bisa jadi si anak akan jadi anak yang  shaleh. Ini hanya sekedar gambaran bagaimana kepribadian tumbuh karena lingkungan dan proses pendewasaan seseorang.
Akan tetapi, ada seorang Psikolog yang berbeda dari pandangan di atas. Dia adalah Taylor Hartman Ph.D., si penulis buku "The Color Code" yang cukup terkenal itu, setidaknya di dunia psikologi.
Menurut Taylor Hartman, kepribadian adalah bawaan sejak lahir. Setiap anak lahir dengan rangkaian sifat-sifat kepribadian yang unik. Tanyakanlah pada perempuan mana saja yang sudah melahirkan dua anak atau lebih, dan ia akan membenarkan kenyataan bahwa ketika masih berada dalam kandungan anak-anaknya menunjukkan tanda-tanda perbedaan dalam perilaku mereka.
Ilustrasi foto: IstimewaIlustrasi foto: IstimewaAda yang "menuntut" lebih banyak ruang gerak, menggigit tali plasenta, dan menolak menerima beraneka makanan yang dipilih ibu. Lainnya dia dengan tenang, senang tidak perlu membereskan tempat tidur atau memasak makanan dan berpikir,"Hei, mungkin aku bisa menumpang dua elas bulan dalam perut ibu ini!"
Setiap orang tahu bahwa tidak ada dua sidik jari yang sama. Bagaimana mungkin kita percaya bahwa kepribadian manusia kurang individual dari sidik jari?
Ada psikolog yang berteori bahwa kepribadian seorang anak belum terbentuk sepenuhnya sampai umur lima tahun. Lainnya melangkah lebih jauh, mereka berkata kepribadian berkembang perlahan-lahan melalui proses seumur hidup penemuan dan pendewasaan. Dalam hal ini, Taylor Hartman Foto: IstimewaFoto: Istimewabekata, ia tidak sependapat. "Saya kira ketika beberapa kolega saya menggunakan kata kepribadian, maksud mereka sebenarnya adalah "sejarah pribadi".
"Saya percaya bahwa setiap kepribadian sudah lengkap saat pembuahan dan berada dalam jiwa setiap anak. Itu sudah hadir bersama dengan berbagai sifat yang diturunkan secara genetic, seperti warna rambut dan golongan darah, walaupun kepribadian itu sendiri tidak diwarisi dari orangtua seseorang. Juga tidak dibentuk oleh lingkungan. Ilmuwan belum menemukan semua factor yang menentukan komposisi kita sebelum lahir. Tetapi ini tidak perlu mencegah kita memakai apa yang sudah kita ketahui untuk memperbaiki diri kita dan hubungannya," kata Hartman. Menurutnya, "
Kepribadian yang sudah ada di dalam kandungan, akan mendapat kesempatan tumbuh setelah lahir. Ini foto bocah-bocah SD Pangalengan, Bandung [Foto: Iskandar Bakrie]Kepribadian yang sudah ada di dalam kandungan, akan mendapat kesempatan tumbuh setelah lahir. Ini foto bocah-bocah SD Pangalengan, Bandung [Foto: Iskandar Bakrie]Kepribadian adalah inti padat dari sifat-sifat yang mencerminkan esensi unik seorang manusia". Usaha-usaha ilmuwan social untuk menjelaskan kepribadian dalam istilah genetika atau pengaruh lingungan hanya membatasi pemahaman kita akan sifat sejati kepribadian. Dengan mengungkung diri mereka pada argument kuno alamiah lawan pembelajaran, usaha-usaha untuk menjelaskan kepribadian malah memastikan kegagalan mereka sendiri. Kepribadian tidak hitam-putih. Kepribadian adalah kaleidoskop. Kita hanya bisa memahami kepribadian dan diri kita sendiri—dengan membuka mata kita pada sebuah pemahaman yang sama sekali baru.
Kepribadian ganda  [Foto: Istimewa]Kepribadian ganda [Foto: Istimewa]Sejak permulaan waktu, manusia sudah mencoba mempelajari apa yang membuat mereka berprilaku seperti itu. Mitos-mitos Yunani berlimpah dengan kisah-kisah mempesona tentang para pria dan wanita yang berubah karena interaksi mereka dengan satu atau lebih dewa.
Mitologi demikian adalah cara awal untuk mencoba menjelaskan kepribadian. Pendapatnya adalah manusia memiliki kekuatan dan keterbatasan unik karena pengaruh pada dewa. Astrolog merangkul dua belas tanda zodiac sebagai factor penentu kepribadian, menggantikan kekuatan dewa dengan kekuatan planet-planet. Tradisi Cina menghubungkan kepribadian dengan tahun kelahiran seorang anak.
Warna kepribadianmu apa?  [Foto: Istimewa]Warna kepribadianmu apa? [Foto: Istimewa]Ahli-ahli teori berikutnya berpaling pada lingkungan untuk menjelaskan perbedaan kepribadian. Mereka menggolongkan kepribadian menurut empat aspek dominant dalam alam; tanah, udara, api dan air.
Teori elemen ini memberi kita titik awal yang menarik untuk maju dalam pemahaman kita akan kepribadian. Sederhana, mudah diingat, dan berakar pada tanah histories yang subur. Saya akan memperluas ide ini nanti. Untuk saat ini, hal penting untuk dipahami adalah, dari sudut pada Hartman, kepribadian Anda terbentuk sebelum Anda menarik napas yang pertama.
Kini mari kita selidi arti kepribadian. Apa yang dilakukannya? Bagaimana hal itu mempengaruhi kehidupan kita?

Taylor Hartman Ph.D, mengupas tentang warna kepribadian Taylor Hartman Ph.D, mengupas tentang warna kepribadian Kepribadian tidak hitam putih. Kepribadian adalah sebuah kaleidoskop. Kepribadian adalah Penafsiran Kehidupan
Beberapa orang mendukung dunia melalui kacamata merah jambu. Lainnya melihat melalui kacamata hitam. Tetapi kita tidak bisa mencoba-coba kepribadian seperti kita mencoba kacamata. Kepribadian sudah tertanam.

Kepribadian Anda menentukan apakah Anda mudah depresi, kasual, formal, berhati-hati, atau riang gembira. Itu menentukan apakah Anda pasif atau asertif. Apakah Anda terburu-buru pada menit terakhir untuk sebuah janji, atau selalu tiba cukup lama sebelumnya? Apakah Anda lebih menyukai percakapan dalam dan penuh arti, atau Anda lebih suka berdansa semalaman? Apakah Anda lebih nyaman dihibur, atau Anda leibh suka menghibur orang lain? Kepribadian Anda adalah kucni tentang cara Anda beraksi pada situasi ini dan semua lainnya. Kepribadian Anda lebih dari sekedar "sikap". Itu adalah yang menyebabkan Anda bertindak dan bereaksi seperti halnya Anda.
Kepribadian adalah Kode PerilakuBuku karangan Hartman  Kepribadian adalah inti pikiran dan perasaan di dalam diri Anda yang memberitahu Anda bagaimana membawa diri. Itu adalah daftar respon berdasarkan nilai-nilai dan kepercayaan yang dipegang kuat. Itu mengarahkan reaksi emosional Anda selain reaksi rasional pada setiap pengalaman hidup. Itu bahkan menentukan jenis reaksi mana—emosional atau rasional—yang kemungkinan Anda miliki dalam sebuah situasi. Kepribadian adalah proses aktif dalam setiap hati dan pikiran seseorang yang menentukan bagaimana ia merasa, berpikir, dan berprilaku.
Foto: IstimewaFoto: IstimewaAnda tidak akan pernah bisa mengubah warna inti Anda. Belajarlah untuk memupuk kekuatan Anda dan mengatasi keterbatasan Anda.Mungkin tragedy terbesar manusia adalah menyaksikan seorang mengabaikan kepribadian bawaan mereka dan begitu saja membuang diri mereka ke tepi jalan kehidupan.
kepribadian manusia_merah  [Foto: Istimewa]kepribadian manusia_merah [Foto: Istimewa]Kepribadian Anda mengawasi dan menjadi Anda seperti oran tua. Tanpa sifat-sifat kepribadian yang jelas untuk menandai jalankita dalam kehidupan, kita akan tersesat. Inilah yang paling ditakuti kepribadian. Inilah yang membuat Anda berbeda dengan semua orang lain, dan karenanya kepribadian kaku dan sangat resisten pada perubahan. Kepribadian melindungi dirinya sendiri. Ia tidak mudah menyimpang untuk mengalami atau memahami jenis kepribadian lainnya. Itu menerima Anda—artinya, dirinya sendiri—dengan sangat mudah, tetapi jauh lebih tidak fleksibel dengan lainnya. Dan,seperti kadang-kadang terjadi antara orangtua dan anak, kepribadian Anda mungkin memberi Anda masalah dari waktu ke waktu. Tetapi jika orang luar dibiarkan melakukan atau mengatakan sesuatu yang mengancam, maka kepribadian kita, seperti orangtua, bereaksi defensive dan menyerang.
uncategorized-car [Foto: Istimewa]uncategorized-car [Foto: Istimewa]Kepribadian menunjukkan arah tertentu pada masing-masing dari kita, dan membuat kita merasa tidak nyaman ketika kita menyimpang dan sana. Begitu kita menyimpang dari rencana yang sudah digarikannya, ia membuat kita mengalami disorientasi. Ketika kita mencoba menyangkal atau memberi dalih bagi proses berpikir yang tidak biasa, kita merasakan kesakitan spiritual yang tidak bisa kita pahami. Kita merasa bingung dan kewalahan oleh ketidakmampuan kita memahami apa yang tampaknya seperti prilaku yang tidak rasional.

visibonelab 100  [Foto: Istimewa]visibonelab 100 [Foto: Istimewa]Saya percaya bahwa kehidupan adalah perjalanan yang paling menarik. Itu bisa menjadi perjalanan yang lebih baik daripada yang pernah Anda impikan, jika Anda tahu dari mana Anda datang dan ke mana Anda pergi.( Taylor Hartman Ph.D.) Bagi masing-masing dari kita, inti kepribadian kita—jenisnya, arah yang ditunjukkan pada kita—luar biasa penting dalam menjelaskan kita pada diri kita sendiri. Tanpa itu, kita akan benar-benar tersesat. Masing-masing dari kita memerlukan kode prilaku pribadi, sebuah kepribadian, tetapi itu akan menyulitkan kita kalau kita ingin berubah, ingin tumbuh. Dan jika kita tidak bisa memahami kepribadian kita cukup baik untuk bisa memiliki semacam kendali, kita tidak akan pernah tumbuh menjadi manusia yang lebih sehat dan lebih bahagia.
Kepribadian Adalah Misteri
Menyedihkannya, tidak banyak dari kita benar-benar mengetahui alasan mengapa kita berpikir dan bertindak seperti adanya kita—mungkin tidak seorang pun dari kita akan pernah menemukan jawaban lengkapnya. Meski demikian, kita dapat mencoba. Bagi banyak orang, kepribadian mereka sendiri adalah misteri terbesar di dunia.

Mereka bingung dan frustrasi ketika mereka tidak memahami dasar aksi dan reaksi mereka. Mencoba memahami kepribadian kita adalah satu-satunya cara untuk tumbuh . langkah demi langkah, sedaikit demi sediakit, kita dapat mengumpulkan cukup penetahuan tentang diri kita sendiri untuk memulai mengendalikan hidup kita.
Warna Kepribadian. [Foto: Istimewa]Warna Kepribadian. [Foto: Istimewa]Saya percaya bahwa kehidupan adalah perjalanan paling menarik. Itu dapat menjadi perjalanan yang lebih baik dari yang Anda duga, jika Anda tahu dari mana Anda datang dan ke mana Anda pergi.
Kepribadian Adalah Pelangi
Mari kita kembali ke gagasan bahwa elemen –elemen alam bisa digunakan sebagai metafora bagi kepribadian. Ribuan tahun lalu, ketika "elemen-elemen yang dikenal" adalah tanah, udara, api, dan air, dianggap bahwa juga ada empat jenis kepribadian berbeda.

Dalam buku "The Color Code" karangan Taylor Hartman ini ia menjelaskan mengenai "Api menjadi warna merah, Biru mencerminkan tanah, Putih mewakili air, dan udara disimbolkan daengan Kuning.
Programs [Foto: Istimewa]Programs [Foto: Istimewa]Masing-masing warna mewakili serangkaian sifat, kekuatan, dan keterbatasan. Tetapi bukan hanya terbatas untuk menjelaskan kepribadian individual, simbolisme warna ini juga menjernihkan hubungan antar manusia dan dampak yang diberikan berbagai kepribadian ada satu sama lain.
Untuk memahami interaksi antara empat tipe kepribadian, kita dapat membawa analogi alam ini selangkah lebih jauh. Tanah tanpa air akan kering dan gersang. Dan api tidak dapat eksis tanpa udara. Secara simbolis, kita melihat bahwa cara paling baik untuk menjelaskan setiap kepribadian adalah melalui hubungannya dengan kepribadian lain.
Anda harus memahami bahwa empat kepribadian primer yang diidentifikasi dengan empat warna ini adalah tipe kepribadian yang ditemukan dalam setiap kebudayaan di dunia, dalam setiap kelompok usia, dana setiap agama, ras, dan jenis kelamin. Ini mencakup dan menggambarkan semua orang. Ini mengidentifikasi kekuatan bawaan selain juga keterbatasan bawaan. Ini mempengaruhi setiap aksi dan reaksi.
Foto: IstimewaFoto: IstimewaTentu saja, setiap orang mengembangkan kekuatan dan kelemahan yang unik—yang menyebabkan banyaknya variasi dalam keempat kelompok warna primer. Juga, beberapa pola perilaku sama sekali bukan disebabkan oleh kepribadian inheren, melainkan mencerminkan bias cultural, seperti misalnya, peran sumisif yang dimainkan wanita dalam beberapa negara. Kita harus selalu memandang melampaui perilaku yang dipicu kebudayaan untuk melihat kepribadian bawaan dan alamiah dalam setiap individual.
Namun terlepas dari variasi dan perkecualian, kita masing-masing dapat mengidentifikasi diri paling jelas dengan hanya satu warna kepribadian. Jika kita masing-masing dapat menemukan warna pribadi kita, mempelajari karakteristiknya, dan menemukan bagaimana menekankan kekuatannya dan mengatasi keterbatasannya, kita akan lebih siap untuk memahami diri kita dan menghadapi masalah kehidupan sehari-hari.
Baca Selengkapnya...

Pikiran Kita Bisa Menciptakan Kenyataan - Intelegensia Tanpa Batas

Iskandar Bakrie - Jumat, 29 Januari 2010 Alam bawah sadar yang dahsyat jika Anda mampu mengelolanya [Foto: Istimewa]Alam bawah sadar yang dahsyat jika Anda mampu mengelolanya [Foto: Istimewa] 

Dalam hidup keseharian, kebahagiaan ternyata lebih banyak ditentukan oleh diri kita sendiri dan bukan oleh factor-faktor di luar diri kita. Kebahagiaan kita sebenarnya tidak harus tergantung pada adanya pujian dan perhatian. Kita bersemangat dalam berkarya tidak perlu menunggu terlebih dahulu datangnya dukungan moril dari orang lain.

Tidak ada yang bisa memaksa kita menjadi penipu atau menjadi manusia penolong tanpa seizin kita. Itulah kepercayaan terbesar yang pernah Allah berikan kepada mahklukNya, yakni; "Kebebasan bertindak sekaligus kewajiban bertanggungjawab".
Manusia diciptakan Allah berdasarkan disain dan struktur yang sesusai dengan hal-hal yang baik, luhur dan indah. Kalau Anda berniat merugikan kepentingan orang lain, nurani Anda akan berontak. Kegelisahanlah yang Anda dapat. Sebaliknya, bila Anda bersikap baik, hormat, melayani dengan tulus ikhlas pada sesama, batin Anda akan damai, karena qalbu Anda didisain untuk hal-hal semacam itu.
Alam bawah sadar berlaku subyektif. [Foto: Istimewa]Alam bawah sadar berlaku subyektif. [Foto: Istimewa]Disain jiwa dan raga manusia memang lebih cocok dihiasi oleh hal-hal yang baik. Raga Anda akan mengalami psikosomatis, bila pikiran, prasaan Anda dikuasai berbagai macam prasangka-prasangka buruk tentang orang-orang di sekitar Anda atau tentang kehidupan yang Anda alami.
Gunakanlah kekuatan pikiran bawah sadar untuk menjadikan akhlak Anda bagaikan batu pualam dan gunakanlah pikiran bawah sadar untuk menjadikan Anda sebagai orang paling kaya di dunia bila mungkin, agar Anda lebih dapat berbuat banyak bagi penderitaan sahabat, teman, kerabat dan saudara-saudara anda yang kurang beruntung.
Pengaruh Pikiran dalam Kehidupan Manusia
Kebanyakan manusia rusak karena pikiran dan perasaannya, tetapi sebanyak itu pula yang menyangkal pendapat itu. Padahal, pengakuan secara jujur akan pendapat ini akan mengurangi efek buruk yang ditimbulkannya, bila ditindaklanjuti dengan benar. Dampak buruk paling ringan adalah kerusakan yang terjadi pada dirinya, sedangkan pada tingkatan yang fatal akan melibatkan orang lain dalam jumlah yang sangat besar.
Agar tidak 'buta' tentang kekuatan diri Anda sendiri, sebaiknya Anda tahu tentang alam bawah sadar. [Foto: Istimewa]Agar tidak 'buta' tentang kekuatan diri Anda sendiri, sebaiknya Anda tahu tentang alam bawah sadar. [Foto: Istimewa]Sebagai contoh adalah sebuah keluarga yang sedang dalam kesulitan financial, keluarga tersebut akan berfikir dan berkeyakinan bahwa kekayaan akan membuat mereka bahagia. Sementara itu keluarga lain yang bukan hanya kaya, akan tetapi kaya raya merasakan hal yang sama, kehidupannya penuh konflik, jauh dari kebahagiaan. Bahkan ada yang sampai bunuh diri, terlepas ada pula yang mengatakan bahwa ia dibunuh dan bukan bunuh diri. Tidak penting apakah ia dibunuh atau bunuh diri.
Faktanya, orang kaya yang bunuh diri tidaklah sedikit. Tidak bisa tidak bahwa kekayaan yang dimilikinya tidak membawa berkah baginya. Kekayaan yang dimiliki semestinya dapat dijadikan sarana agar kehidupannya lebih bermakna dan bermanfaat, sehingga ia disukai banyak orang, bukan berakibat sebaliknya. Kalau benar ia dibunuh maka hartanya telah menjadi fitnah buruk baginya, kalau ia bunuh diri, jelas hartanya justru menjadi sumber ketidakbahagiaan.


Alam pikiran bawah sadar sesungguhnya tanpa batas [Foto: Istimewa]Alam pikiran bawah sadar sesungguhnya tanpa batas [Foto: Istimewa]Sepanjang manusia tidak menempatkan keduniawian sebagai sumber kebahagiaan, maka setiap manusia berpeluang meraih kebahagiaan. Bahkan orang bijak dan ahli filsafat pernah berkata, "Semakin banyak keinginan semakin jauh dari kebahagiaan, semakin sedikit keinginan semakin dekat dengan kebahagiaan".
Pernyataan tersebut dapat dterima akal sehat, karena semakin banyak keinginan semakin banyak pula jumlah kekecewaan terjadi akibat tidak terwujudnya keinginan-keinginan itu.
Dan, kekecewaan itulah sumber utama ketidakbahagiaan. Menginginkan secara berlebihan akan apa yang tidak kita miliki, merupakan hal lain yang diyakini sebagai sumber ketidakbahagiaan.
Foto: IstimewaFoto: IstimewaKeluarga yang tidak berputera sangat yakin kebahagiaan akan terwujud bila ia memiliki putera, sebaliknya keluarga yang memiliki banyak anak sangat menyetujui bahwa memiliki anak bukan sumber kebahagiaan, dalam banyak kasus justru menjadi sumber masalah. Apalagi bila anak-anak terjerumus dalam dunia narkoba, prostitusi, dan aktivitas gangster.
Mereka yang merasa akan merupakan sumber kebahagiaan mungkin karena membayangkan anak yang lucu, manis, berakhlak mulia, cerdas, berprestasi, berbhakti serta pandai menyenangkan hati orangtuanya. Mereka lupa bahwa mendidik anak-anak hingga menjadi anak yang sholeh jauh lebih sulit daripada sekedart mengumpulkan harga benda yang melimpah. Umumnya, anak-anak yang demikian lahir dari keluarga yang tidak amburadul, walau tidak selalu demikian.
Foto: IstimewaFoto: IstimewaBagaimanapun tanpa berkembangnya buah pikiran manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak mungkin berkembang sehebat sekarang ini. Tampaknya sepanjang menyangkut benda-benda mati, kerja akal pikiran bermuara pada hal-hal yang berguna, tapi begitu mencoba mengotak-atik jiwa dan pikiran manusia output-nya cenderung merusak manusia itu sendiri.
Kekuatan Pikiran Bawah Sadar
APakah rahasia besar yang terungkap sepanjang zaman? Rahasia energi atom? Energi termonuklir? Bom neutron atau bom hydrogen? Atau, perjalanan antar planetkah? Saat pada ahli fisika meraih nobel karena penemuan-penemuannya, para psikolog tidak begitu setuju.
Mereka merasa penemuan terbesar sepanjang zamanm adalah ditemukannya rahasia kekuatan bawah sadar. Munurut mereka, para ilmuwan berhasil dalam bidangnya karena mampu memanfaatkan kekuatan bawah sadarnya secara efektif. RIset memang membuktikan hal itu.
Alam bawah sadar, pikiran tanpa ruang dan waktu [Foto: Istimewa]Aktivitas dalam diri manusia dikendalikan oleh pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar sering disebut sebagai pikiran obyektif sementara pikiran subyektif menggantikan istilah pikiran bawah sadar. Tidak jarang pikiran bawah sadar disebut juga sebagai Intelegensi Tanpa batas ( ITB). Dengan demikian pikiran sadar disebut sebagai kecerdasan terbatas.

Foto: IstimewaFoto: IstimewaIntelegensi Tanpa Batas ini mendapat sebutan bergengsi karena memang memiliki kemampuan yang sering tidak dapat diduga dan jauh lebih powerfull. Dan bila dibandingkan dengan kecerdasan terbatas hasil kerja Intelegensi tanpa Batas sering tidak lumrah, sulit untuk bisa diterima akal sehat. Wajar bila ITB ini mendapatkan sebutan prestisius, wajar juga karena hanya yang lumrah-lumrah saja yang mampu ditangani kecerdasan terbatas.
Lepaskan rasa cemas yang tanpa alasan, hirup udara segar segera [Foto: Iskandar Bakrie]Lepaskan rasa cemas yang tanpa alasan, hirup udara segar segera [Foto: Iskandar Bakrie]Intelegensi Tanpa Batas juga berfungsi mengendalikan organ-organ tubuh seperti denyut jantung, aliran darah, kerja paru-paru, dan bergeraknya organ-organ pencernaan. Ketika ada racun masuk, organ-organ pencernaan akan bereaksi secara otomatis untuk mencoba menetralisir racun tersebut. Saat manusia telah bekerja keras dalam waktu yang cukup lama, Intelegensi Tanpa Batas ini akan mengirimkan pesan lelah, letih dan lesu kepada seluruh tubuh agar beristirahat. Tanpa ada mekanisme internal semacam ini tubuh akan cepat menjadi aus dan rusak, karena terus menerus bekerja. Saat manusia tidur seluruh organ tubuh bagian dalam tetap bekerja di bawah kendali Intelegensi tanpa Batas ini. Sementara organ tubuh luar dan panca indra yang memang di bawah kendali otak diistirahatkan.
Kita tidak pernah merasa mengendalikan denyut jantung karena pikiran kita memang tidak pernah merasa memerintahkan untuk menjalankan atau menghentikannya. Kita juga tidak merasa menyuruh paru-paru bekerja karena itu bukan kerja pikiran sadar, tapi kerja Intelegensi Tanpa Batas yang berada di luar wilayah kerja pikiran sadar. Bernapas dapat merupakan perintah otak dapat pula merupakan perintah Intelegesi Tanpa Batas. Bagi kita, kesadaran adalah pikiran kita.
Membangkitkan alam bawah sadar guna pengobatan secara psikologis. [Foto: Istimewa]Membangkitkan alam bawah sadar guna pengobatan secara psikologis. [Foto: Istimewa]Saat tangan kita terluka, tanpa kita minta terjadi reaksi spontan dari tubuh untuk meminimalisir efek buruk luka tersebut. Butir-butir pembeku darah keluar dari kelenjarnya dan bekerja di bawah kendali Intelegensi Tanpa Batas, dan bila perlu menyembuhkannya.
Sepersekian detik sebelum debu masuk ke mata kita , bulu mata bergerak cepat untuk bereaksi atas perintah Intelegensi Tanpa Batas (ITB). Saat suatu bahaya beberapa saat lagi menerkam kita, ITB mengirim sinyal berupa firasat buruk atau membuat perut kita tiba-tiba mual, sehingga tanpa sadar kita menjauh dari lokasi bahaya, karena segera ingin sampai ke kamar mandi.
Foto: IstimewaFoto: IstimewaMereka yang sering melatih diri dalam gerakan-gerakan bela diri, biasanya memiliki naluri semacam ini yang semakin peka dan kesemuanya dikendalikan bukan oleh pikiran sadar,tapi oleh ITB. Firasat sering tidak dipahami oleh kita (akal kita) karena memang bukan wilayah kerja akal. Biasanya kita akan memahaminya setelah firasat itu terbukti.
Saat seseorang berhasil menebak secara jitu lokasi benda kecil dalam sebuah kamar yang diopenuhi barang-barang, sebagai suatu hal yang mustahil. Hal yang sama terjadi saat dengan mata tertutup seseorang mampu menebak warna kertas yang diputar secara acak dengan kecepatan tinggi. Otak kita jelas serasa lumpuh bila mencoba melacak dengan cara mencirikan masing-masing gerakan kertas yang tidak terlihat itu.
Sumbernya dari otak [Foto: Istimewa]Sumbernya dari otak [Foto: Istimewa]Saat seseorang yang lumpuh total kembali mampu berjalan, atau saat seseoranga yang terjangkit tumor ganas dapat sehat kembali, keseluruhannya tidak dapat dipahami pikiran sadar, sebab memang bukan wilayah kerjanya. Kesembuhannya tidak dapat dipahami pikiran sadar, sebab memang bukan wilayah kerjanya. Kesembuhan yang sama dapat juga melalui perantaraaan tangan orang lain, apakah itu dokter, dukun, ustadz, paranormal, ataupun figure lainnya.


Faktor keburukan harus ditepis jauh-jauh agar yang positif laju di pikiran [Foto: Istimewa] Faktor keburukan harus ditepis jauh-jauh agar yang positif laju di pikiran [Foto: Istimewa] ITB Merespon Keinginan
Apa yang ada dalam perasaan ataupun pikiran kita, langsung direspon oleh Inteligensia Tanpa Batas. Akan tetapi hasilnya bisa saja tidak secepat yang kita duga, tergantung pada factor-faktor lain yang mempengaruhinya. BIla kita ingin pandai, tentu prosesnya lebih lama dibandingkan bila kita menginginkan hilangnya rasa lapar. Untuk pandai butuh proses belajar, butuh buku, butuh pembimbing dan seterusnya.
Jelas semua itu melibatkan peran orang lain selain dirinya. Untuk menghilangkan rasa lapar hanya melibatkan diri kita sendiri, lebih mudah dicapai. Mungkin hanya butuh waktu antara 1 – 10 menit saja. Menurut para ilmuwan, keinginan tidak lain adalah sebuah doa.
Berdoalah padaKu maka akan Kukabulkan permintaannya [Foto: Istimewa]Berdoalah padaKu maka akan Kukabulkan permintaannya [Foto: Istimewa]Dan dalam firman Allah pernah mengatakan," Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu." (QS. 40;60). Banyak kebutuhan yang tidak kita sampaikan kepada Allah atau lupa kita mintakan tetapi tetap disediakan oleh Allah. Para Sufi sampai mengatakan, Allah melayani kita seolah-olah hanya satu orang hambaNya, yaitu kita. Padahal, hamba Allah yang lebih baik dari kita sangat banyak. Bila teliti, kita akan tahu bahwa kita masih jauh lebih beruntung dari orang lain yang mungkin lebih taat daripada kita. Tetapi dengan mudahnya kita merasa bahwa Allah sering tidak merespon doa-doa kita.
Inteligensia Tanpa Batas Bekerja Berdasarkan Keyakinan
JIka pikiran bekerja berdasarkan logika dan logika bekerja berdasarkan apa yang dilihat, dirasa, ataupun didengar, Intelegensia Tanpa Batas bekerja berdasarkan keyakinan. Keyakinan itu sendiri bekerja berdasarkan apa yang dibayangkan atau apa yang diimajinasikan.
Berbuat baik, beramal bagaikan memberikan cahaya kehidupan di sekeliling kita. [Foto: Istimewa]Seseorang beramal pada orang lain bisa berdasarkan pikiran maupun berdasarkan perasaan. Ia bersedekah bisa karena iba melihat kesulitan yang diderita orang tersebut. Tapi berapa banyak orang yang bersedekah karena hal itu merupakan perintah Allah semata, sekalipun ia yakin Allah tidak pernah ada, dapat dipastikan ia tidak akan mengeluarkan uang untuk kesulitan orang lain.
Di sini terlihat betapa perasaan lebih berperan, lebih dominant dalam mendorong seseorang untuk berbuat sesuatu daripada pikiran. Seseorang sudah dikuasai perasaannya maka logikanya tidak bekerja secara optimal.
Hampir semua orang mengakuinya. Seorang Ibu akan bersikap sangat empati, membela puteranya sekalipun ia tahu anaknya melakukan kesalahan. Sebaliknya, seorang atasan akan dengan mudah menjatuhkan sanksi pada bawahannya, sekalipun ia tahu yang bersangkutan melakukan hal itu karena kondisi keluarganya yang sedang kesulitan. Sikapnya bisa menjadi lain bila bawahannya merupakan sanak familinya.
Foto: IstimewaFoto: IstimewaIntelegensia Tanpa Batas lebih memprioritaskan keyakinan atau perasaan dibandingkan logika ataupun pikiran. Karena Intelegensi Tanpa Batas bekerja berdasarkan keyakinan, maka ia tidak memerlukan logis atau tidaknya apa yang hendak dicapainya. Munculnya perasaan putus asa adalah karena masukan dari pikiran. Misalnya, karena bisnisnya bangkrut terbayanglah kehidupan yang sulit, mulailah ia merasa cemas dan panic dan akhirnya putus asa. Orang hampir tidak mungkin merasa cemas, gelisah, takut, bila tidak ada masukan dari pikiran.
Saat kecemasan yang luar biasa menguasai seseorang, Inteligensia Tanpa Batas secara otomatis memerintahkan cairan adrenalin untuk keluar, bahkan bila perlu memaksa keringat dingin keluar, kepala tiba-tiba menjadi sakit, perut melilit-lilit, sakit maag kambuh, dan bukan hal yang aneh bila kaki lumpuh secara tiba-tiba, walau bila diperiksa secara medis, boleh jadi tidak ada yang keliru dengan kesehatan yang bersangkutan. Orang dapat bersikap seperti itu saat membayangkan hal yang amat ditakuti atau dicemaskan. Misalnya, mendengar vonis dokter bahwa masa hidup sang istri atau suami tinggal menunggu hari, seperti merasa selalu diikuti oleh mahkluk halus.
Foto: IstimewaFoto: IstimewaLain halnya dengan seorang pemberani bila memasuki wilayah angker yang sama boleh jadi tidak mengalami sedikit pun gangguan mental semacam di atas, sebab ia tidak membayangkan hal-hal yang dapat mencemaskan dirinya.
Ketika waktunya tinggal beberapa saat lagi untuk sampai di kantor, seorang karyawan cenderung cemas dan panic, pikiran memasukkan 'kemungkinan terlambat'. Dalam kondisi demikian seorang cenderung bertindak terburu-buru yang justru akan membuat setiap langkahnya serba salah. Hal tersebut pastinya akan menghabiskan waktu secara percuma, sehingga akhirnya ia mengalami keterlambatan sungguhan.
Orang yang tenang dan yakin tidak terlambat, bisa memanfaatkan waktu secara sangat efisien dan efektif. Para agen spionase sangat terdidik bekerja tenang dalam ketegangan yang sangat tinggi. Kalau menonton film saja kita sudah terseret dalam ketegangan, itu pertanda bahwa kita belum mampu mengendalikan pikiran dan perasaan, apalagi menghadapi situasi tegang dalam kehidupan nyata, bukan dalam film yang sudah pasti cuma main-main.


Baca Selengkapnya...

Thursday, 17 March 2011

Chernobyl, Contoh Kota Mati yang Terkena Radiasi Nuklir (FOTO)

Peristiwa meledaknya pembangkit listrik tenaga nuklir di Jepang bukanlah yang pertama di dunia. Dulu, tepatnya pada tahun 1986 sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir pernah meledak di Chernobyl, Ukraina. Sekarang kota ini menjadi kota mati yang telah ditinggalkan penduduknya dan tak bisa ditinggali akibat efek radiasi nuklir yang sangat mematikan, bahkan radiasi nuklir tersebut masih terasa sampai sekarang.

Pada pukul 01:23 malam, 26 April 1986, Reaktor nomor 4 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl, Ukraina, meledak saat sedang dilakukan uji keamanan, ledakan yang membawa kehancuran yang begitu dahsyat untuk daerah sekitarnya, efek ledakan bahkan dirasakan sampai Inggris dan Skandinavia. Nuklir yang melepaskan tenaga 400 kali lebih kuat dari bom atom Hiroshima ini menyebabkan krisis fatal yang masih dirasakan sampai hari ini. Lima persen dari besar anggaran nasional Ukraina sampai sekarang masih didedikasikan untuk mengatasi konsekuensi ledakan, seperti kanker akibat radiasi..
Quote:
Spoiler for foto cherynobil:






















































Baca Selengkapnya...

Freena'z Gallery

Freena'z Gallery
See Amazing Pictures

my pippi